
Oleh Paus Fransiskus, Asia nampak sekali dipandang sebagai bagian penting Gereja Katolik SeDunia.
Peran Gereja Katolik Asia, menurut pendapat Prof. J. Dinh-Duc Dao, Guru Besar Missiologi Universitas Urbaniana di Roma adalah (karena)Asia merupakan asal dan masa depan kekristenan.
Yesus Kristus lahir di Asia. Hidup di Asia. Wafat di Asia. Penduduk terbesar dunia ada di Asia. Negara terkaya di dunia ada di Asia. Yang termiskin juga di Asia.
Masa depan dunia ada di Asia. Sebaliknya, bencana terbesar dunia akan datang dari Asia, kalau Asia membuat kekonyolan besar.
Saya yakin sejarah kekatolikan Asia, pergumulan dan masa depannya inilah yang membuat Paus Fransiskus sangat memandang Asia.
Jaringan info
Sebagai Jesuit, beliau juga mendapatkan cukup info yang valid dari networking-nya mengenai Gereja di Asia dan permasalahannya.
Inilah daftar para Kardinal dari Asia yang diangkat Paus Fransiskus :
Pada konsistorium pertama 22 Februari 2014, Paus Fransiskus mengangkat :
- Mgr. Andrew Yeom Soo-jung, Uskup Agung Seoul, Korea Selatan;
- Mgr. Orlando Beltrán Quevedo OMI, Uskup Agung Cotabato, Filipina.
Pada konsistorium kedua 14 Februari 2015, Paus Fransiskus mengangkat :
- Mgr. Pierre Nguyễn Văn Nhơn, Uskup Agung Hanoi, Vietnam.
- Mgr. Charles Maung Bo SDB, Uskup Agung Yangon, Myanmar.
Pada konsistorium ketiga 19 November 2016, Paus Fransiskus mengangkat :
- Mgr. Maurice Piat C.S.Sp, Uskup Port-Louis, Mauritius.
- Mgr.John Ribat MSC, Uskup Agung Port Moresby, Papua New Guinea
- Mgr. Anthony Soter Fernandez, Uskup Agung Emeritus Kuala Lumpur, Malaysia.
Pada konsistorium keempat 28 Juni 2017, Paus Fransiskus mengangkat
- Mgr.Louis-Marie Ling Mangkhanekhoun,IV., Vicarius Apostolik Paksé, Laos.
Pada konsistorium kelima 28 Juni 2018, Paus Fransiskus mengangkat:
- Mgr. Joseph Coutts, Uskup Agung Karachi, Pakistan.
- Mgr. Thomas Aquino Manyo Maeda, Uskup Agung Osaka, Jepang.
Pada konsistorium keenam 5 Oktober 2019, Paus Fransiskus mengangkat
- Mgr. Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo, Uskup Agung Jakarta, Indonesia.
No comments:
Post a Comment